Senin, 01 Desember 2014

Moist Vanilla Cupcakes from Scratch

Kali ini saya akan berbagi resep cupcakes vanilla yang, kata temen sih, empuk dan moist gitu...

Jadi ceritanya begini... *eh kok malah cerita sih. Nggak papa deh, dikit* #eh

Tanggal 30 kemarin, saya dan teman2 komunitas pecinta buku saya mengadakan kopdar "piknik" di sebuah taman di daerah Semarang. Nah, namanya juga piknik, jadi otomatis semua orang yang datang dengan sukarela membawa makanan atau minuman. Saya kebetulan membawa cupckes bikinan sendiri ini. Tadinya saat memasak ini memang tidak berniat menuliskan resepnya, jadi ya saat proses pembuatan tidak terpikir untuk memotret step by step-nya. Foto yang saya sertakan di ataspun merupakan foto yang diambil oleh teman saya Iesha Jiwil yqng telah diunggah ke facebook. Namun karena teman2 bilang "enak", entah mereka jujur atau hanya karena takut menyakiti hati saya, saya juga tidak tahu, heheee...tapi karena beberapa teman memang meminta resepnya, so here we go...

Bahan:
3 telur (kalau telurnya kecil boleh pakai 4)
1 gelas gula pasir
1/2 gelas susu cair (saya memakai susu bubuk yg dicairkan)
10 sdm minyak sayur
1 sdt vanilla ekstract
1/4 sdt garam
2 gelas terigu
3 sdm baking powder
1/2 gelas air panas

Cara Membuat:
* kocok telur (saya tidak punya mixer, maklum anak rantu, jd saya pakai alat seadanya, yaitu balloon whisk) sampai agak mengembang. Tidak perlu sampai warnanya putih, cukup sampai volumenya bertambah dan terlihat banyak gelembung udara.

* Tambahkan air panas ke gula. Maksudnya sih agar gula cepat larut, soalnya saya mengocok tanpa mixer, kan pegel. Kalau kalian pakai mixer, boleh kok langsung dicampurkan telur saja. Nah, terus sebisa mungkin larutkan gula di air panas tersebut agar menjadi larutan gula. Tambahkan garam sekaligus.

* Tuangkan larutan gula tadi ke kocokan telur, kocok lagi beberapa saat.

* Masukkan minyak sayur, kocok lagi.

* Masukkan susu cair, aduk sampai merata.

* Tambahkan sekalian vanilla extract.

* Masukkan tepung terigu, kocok lagi sampai merata. Pastikan adonan lembut, kaksudnya jangan sampai ada terigu yang masih menggumpal.

* Terakhir campurkan baking powder, aduk lagi sampai merata. Pada saat baking powder ditambahkan, adonan akan menjadi lebih kaku, mengembang, dan banyak gelembung udaranya. Inilah yang membuat cupcake empuk nantinya.

* Masukkan dalam cup khusus cupcakes (saya pakai yang kaku, soalnya tidak perlu loyang khusus lagi. Yang saya pakai cup kaku kardus kecil, isi 50 dengan harga 15 ribuan. Harga dan model bervariasi tergantung merk). Ingat, memasukkannya cukup separuhnya saja, karena akan sangat mengembang.

* Setelah itu masukkan ke dalam oven yg sudah dipanaskan kurang lebih 20 menit. Tusuk dengan tusuk gigi untuk mengecek tingkat kematangan. Jika tidak ada adonan yg menempel di tusuk gigi, berarti sudah matang.

* Tunggulah hingga dingin, sebelum menghiasnya dengan whipped cream, buttercream, coklat, fondan, atau sprinkels sesuka hati.

Demikian resep praktis dari saya, semoga bermanfaat. Selamat berkreasi....!!!! :-) 

Kamis, 13 November 2014

Easy Pancake from Srcatch (without butter)

Hai, ini postingan pertama di blog 'masak' baru saya. Sebenarnya sih saya nggak ahli juga soal masak-memasak ini, cuma hobi coba-coba saja. Makanan-makanan yang saya buat juga bukan yang heboh ala restoran bintang 5 gitu, tapi makanan yang praktis, yang bahan bakunya bisa dicari di dalam kulkas atau lemari dapur. Hobi coba-coba ini sering diminta juga resepnya oleh teman-teman, dan atas dorongan mereka pulalah (terutama teman-teman BBI Joglosemar) lahir blog masak ini.

Resep pertama yang akan saya bagi adalah menu sarapan favorit saya pada hari libur: Pancakes. Bikinnya juga gampaaaaaang banget. Yuk langsung saja:

Bahan:
1 butir telur
1 gelas susu cair
1 gelas tepung terigu
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
1 sdt vanilla extract
1 sdt baking powder

Cara membuat:
  • Pecahkan telur ke dalam mangkuk, kocok sebentar sampai tercampur. Tidak perlu mengocok pakai mixer atau balloon whisk kok, saya bahkan cuma pakai sendok makan biasa. Intinya pakailah bahan-bahan dan alat yang tersedia di rumah, biar tidak repot ;). (Oh iya, bisa juga memasukkan gula pasir dan garam sambil mengocok telur) 
  • Kalau teman-teman tidak punya susu cair, jangan terburu-buru beli susu cair di mini market ya, soalnya bisa kok diganti dengan susu instant yang dicairkan (seperti yang saya lakukan). Nah, kalau kalian, seperti saya, memakai susu instant, bisa sekaligus mencampurnya dengan gula dan garam pada tahap ini dengan air hangat. Maksudnya si biar cepat larut saja :) 
  • Nah, berikutnya campurkan susu, telur, gula dan garam tersebut. aduk aduk sampai tercampur. Mengaduknya nggak perlu lama-lama. Kalau sudah tercampur saja sudah cukup kok. 
  • Lalu masukkan tepung terigu. Mungkin teman-teman melihat bahwa saya hanya memakai setengah gelas susu, bukan satu gelas, soalnya kalau pakai satu gelas susu jadinya bisa banyak banget, yang tentu saja nggak bakal bisa saya habiskan sendiri buat sarapan. Makanya saya hanya memakai setengah gelas susu saja. Tips-nya adalah "susu : terigu" = "1 : 1". Jadi kalau mau dikurangi susunya, kurangi juga terigunya. Maka dari itu saya hanya memakai 1/2 gelas terigu juga. Oh ya, jangan takut untuk menambahkan 1-2 sdm terigu lagi jika adonan terlalu cair yaaaa. Tadi juga saya menambahkan 1 sdm terigu lagi kok karena menurut saya adonannya terlalu cair :
  • Setelahnya, masukkan pula vanilla extract (bila suka) dan baking powder, kemudian aduk lagi sampai rata :) Oh ya, baking powder memang harus dimasukkan paling akhir atau bersamaan dengan tepung terigu yaaaaa, biar efeknya maksimal.
  • Pada tahap ini, kalian boleh kok berkreasi dengan menambahkan potongan buah, misalnya, atau kismis, coklat chips, atau bubuk kayu manis, sesuai selera saja :)
  • Siapkan wajan anti lengket. Wajan ukuran berapapun boleh kok, namun saya menggunakan yang kecil karena cuma punya itu, heheheeee.....
    Nah, wajan ini nggak perlu kok dioles-oles minyak atau mentega, karena sudah anti lengket. Langsung tuangkan saja 3 sendok makan adonan ke atas wajan yang sudah dipanaskan di atas kompor dengan api kecil, diamkan beberapa saat sampai bagian atasnya berlubang-lubang kecil, lalu balik dan diamkan beberapa saat.
    Ulangi proses ini sampai adonan habis.
Adonan yang saya buat di atas menghasilkan 4-5 buah pancake ukuran kecil. Cukup untuk sarapan romantis berdua di minggu pagi, heheheeee.......
Untuk penyajiannya, bisa menggunakan butter, atau sirup maple. Tapi karena sirup maple mahal, saya sih lebih suka menggunakan topping rasa karamel atau stroberry yang bisa didapat dengan mudah di minimarket terdekat. Bisa juga lhooo, disajikan dengan selai coklat, susu kental manis, meises, atau dengan potongan buah-buahan dan whipped cream.

Selamat mencoba :)